Tata Tertib

PEMERINTAH PROVINSI BANTEN

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

UNIT PELAKSANA TEKNIS

  SMA NEGERI 18 PANDEGLANG

Jl. Raya Munjul Km 01 Desa Cikeusik Kecamatan Cikeusik Pandeglang 42286

TATA TERTIB SISWA

SMA NEGERI 18 PANDEGLANG

TAHUN PELAJARAN  2019/2020

BAB l

PENDAHULUAN

Undang – Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ( Sisdiknas ), pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Sekolah sebagai tempat terselenggaranya pendidikan memerlukan sarana dalam bentuk tata tertib yang disusun berdasarkan pedoman yang wajib dilaksanakan seluruh siswa secara konsekuen dengan penuh kesadaran. Tata tertib ini selanjutnya disebut Tata Tertib Siswa SMA Negeri 18 Pandeglang.

BAB ll

DASAR PENYUSUNAN TATA TERTIB

  1. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional
  3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 21 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah
  4. Keputusan Rapat Kerja ( Raker ) guru, pegawai serta komite SMA Negeri 18 Pandeglang tanggal 09 Juli 2019.

BAB III

AZAS UMUM

  1. Sebagai warga negara yang baik dan siswa yang bertanggung jawab, patuh pada peraturan dan tata tertib sekolah, patuh pada orang tua, guru, karyawan, santun dalam bertutur kata serta etik dalam pergaulan.
  2. Memiliki rasa solidaritas, loyalitas dan integritas terhadap SMA Negeri 18 Pandeglang
  3. Selalu menjaga nama baik keluarga dan SMA Negeri 18 Pandeglang.
  4. Mengerjakan dan melaksanakan semua tugas dan kewajiban sebagai siswa SMA Negeri 18 Pandeglang dengan penuh tanggung jawab.
  5. Memelihara keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan sekolah.

BAB IV

KEHADIRAN DAN MENINGGALKAN SEKOLAH

Pasal 1

Kehadiran Siswa di Sekolah

  1. Diharapkan 10 menit sebelum jam pelajaran dimulai siswa sudah hadir disekolah.
    1. Bel tanda masuk jam pelajaran pukul  07:15 WIB.
    1. Siswa terlambat lebih dari 2 jam pelajaran siswa tidak diperkenankan masuk dan dianggap Alpha pada jam pertama.
    1. Siswa terlambat lebih dari 3 kali maka siswa akan diberikan teguran secara langsung oleh guru yang bersangkutan.
  2. Siswa wajib mengikuti pelajaran yang diberikan oleh guru di sekolah
  3. Siswa wajib mengikuti upacara bendera Senin pagi maupun upacara peringatan hari-hari besar Nasional yang dilaksanakan di sekolah, serta menggunakan atribut lengkap.
  4. Siswa yang berhalangan hadir karena sakit atau hal lain, harus membawa surat keterangan atau pemberitahuan dari orang tua / wali selambat-lambatnya tiga hari setelah siswa yang bersangkutan absen / tidak hadir.
  5. Kehadiran siswa dalam mengikuti KBM / tatap muka bidang studi dengan guru yang mengajar minimal 90 % . Kehadiran merupakan salah satu penilaian utama untuk kenaikan kelas.
  6. Apabila guru berhalangan atau belum hadir, siswa wajib tenang diruang kelas selanjutnya ketua kelas dan petugas piket kelas segera melapor ke guru piket untuk mendapatkan tugas mata pelajaran yang sama dari guru yang bersangkutan.

Pasal 2

Siswa Meninggalkan kelas/Sekolah pada saat KBM

  1. Siswa yang ingin ke kamar kecil pada  saat KBM berlangsung wajib izin guru yang mengajar di kelas.
  2. Siswa yang akan meninggalkan kelas/Sekolah pada waktu KBM berlangsung wajib meminta izin pada guru kelas yang mengajar, Bidang Kesiswaan dan melapor ke guru piket.
  3. Siswa yang meninggalkan sekolah karena urusan keluarga, wajib menunjukkan surat keterangan dari orang tua/wali pada guru piket atau dijemput orang tuanya.
  4. Siswa dilarang berada di luar lingkungan sekolah selama proses KBM berlangsung. Kecuali mendapat izin dari guru dan piket. Bila kedapatan berada di luar lingkungan sekolah tanpa seizin guru dan piket, maka siswa akan diskor selama 3 hari.

BAB V

ABSENSI

Pasal 1

Ketidakhadiran

  1. Jika siswa tidak hadir disekolah lebih dari 2 hari berturut-turut karena sakit, harus membawa surat keterangan dokter, dan bagi siswa karena suatu keperluan lain harus membawa surat keterangan orang tua/wali.
  2. Jika tidak hadir berturut-turut lebih dari 3 hari maka orang tua/wali siswa diundang ke sekolah untuk hadir bertemu wali kelas/BK.
  3. Jika siswa tidak bisa menunjukkan surat keterangan dokter atau surat keterangan orang tua/wali siswa atau tidak menghadirkan orang tua/wali siswa dianggap absen/alpa.
  4. Siswa yang tidak hadir karena sakit lebih dari 3 bulan, dianggap cuti dan harus mengulang di kelas yang sama pada tahun berikutnya.
  5. Siswa yang tidak hadir di sekolah selama 14 (empat belas) hari secara berturut-turut tanpa pemberitahuan yang jelas kepada sekolah, dianggap mengundurkan diri.
  6. Siswa/i yang menikah atau hamil sebelum menyelesaikan pendidikan di SMAN 18 Pandeglang agar mengundurkan diri dari SMAN 18 Pandeglang.

Pasal 2

Ujian Blok dan Remedial

  1. Siswa yang tidak hadir dari 10% dalam satu bidang studi harus mengikuti ujian blok, di ruang khusus.
  2. Siswa yang tidak hadir pada saat ujian blok tanpa keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan  tidak diperkenankan mengikuti ujian blok susulan, dan diberi nilai nol.
  3. Batas waktu untuk siswa yang akan mengikuti tes blok/ulangan karena sakit atau lainnya wajib memberitahukan kepada guru yang bersangkutan dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter/orang tua, selanjutnya dapat meminta ulangan/ujian susulan.

BAB VI

PAKAIAN DAN TATA RIAS

Pasal 1

Pakaian Seragam Siswa

Siswa wajib mengenakan pakaian seragam dengan ketentuan :

  1. Pakaian yang layak pakai tidak robek atau tambalan dengan bahan warna lain.
  2. Mengenakan pakaian sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, untuk siswi putri rok dengan rempel lebar,
  3. pakaian dalam harus putih tidak warna warni.
  4. Pakaian atau kemeja harus dimasukkan ke dalam celana/rok, tanpa terkecuali.
  5. Pakaian mengikuti aturan bentuk/pola dan ukuran baju tidak junkies, pendek dan ketat.
  6. Menggunakan ikat pinggang warna hitam sesuai dengan ketentuan.
  7. Memakai sepatu sekolah warna hitam dengan baik dan benar/ tidak menginjak bagian belakang sepatu. Sepatu menutupi pungggung kaki, bukan sepatu pesta, sepatu balet, sepatu kaca, sepatu flat.
  8. Mengenakan kaos kaki/hitam putih polos panjang.
  9. Hari Senin-Selassa :

Seragam kemeja lengan pendek/ panjang untuk siswi berjilbab warna putih dengan   badge, celana panjang abu-abu/rok abu-abu, ikat pinggang hitam, sepatu hitam, kaos kaki putih/hitam polos panjang lengan dengan topi sekolah dengan baju yang dimasukkan ke dalam celana/rok, tanpa terkecuali.

Hari Rabu – Kamis :

Kemeja lengan pendek/panjang untuk siswi berjilbab,batik dengan badge, celana/rok abu-abu, ikat pinggang hitam,sepatu sekolah warna bebas, kaos kaki warna bebas dan baju dimasukkan ke dalam celana/rok. Kamis, minggu terakhir tiap bulan siswa/i menggunakan kemeja batik warna bebas, celana/rok putih atau abu-abu.

Hari Jum’at- Sabtu :

       Menggunakan Seragam Cuklat (Pramuka)  Lengkap

  1. Saat pelajaran ORKES siswa wajib memakai seragam olah raga yang telah di tentukan oleh sekolah.
  2. Tidak menggunakan jaket selama disekolah.

Siswa/i boleh memakai jaket dengan alasan tertentu setelah mendapatkan izin oleh guru BP/ wali kelas/guru yang mengajar. Bila siswa kedapatan mengenakan jaket selama kegiatan belajar mengajar di sekolah, maka jaket akan disita, akan dikembalikan jika orang tua yang mengambil

Pasal 2

Tata Rias

  1. Siswa/i harus menjaga penampilan yang wajar dan tidak berlebihan.
  2. Putra :  Potongan rambut pendek rapi (tidak melebihi alis mata, tidak menutup daun telinga, tidak mengenai kerah baju, tidak diwarnai, tidak berjambul, tidak di beri jelly), tidak mengenakan kalung atau gelang, kuping tidak di tindik, tidak bertato atau sejenisnya.

Putri : Rambut panjang diikat/dijepit, tidak dipotong pendek (polka), tidak diberi warna, tidak, mencukur alis mata, tidak menggunakan make up, tidak bertato, tidak menindik tubuh selain di telinga dan lebih dari sewajarnya dan tidak          menggunakan perhiasan berlebihan. Tidak mewarnai kuku dengan cutex. Tidak menggunakan perhiasaan berlebihan

BAB VII

KEGIATAN EKSTRAKURIKULER

  1. Siswa wajib mengikuti salah satu kegiatan ekstrakurikuler.
  2. Siswa kelas X , XI dan XII wajib mengikuti ekstrakurikuler PRAMUKA
  3. Peserta kegiatan ekstrakurikuler adalah siswa kelas X, XI dan XII.
  4. Kegiatan ekstrakurikuler di selenggarakan setiap hari Senin s.d. Sabtu  setelah jam belajar selesai mulai pukul 15:00 WIB sampai dengan pukul 16:30 WIB.
  5. Waktu kegiatan ekstrakurikuler maksimal 90 menit untuk satu kali latihan/pertemuan, kecuali untuk persiapan lomba atau pementasan.

BAB VIII

PELANGGARAN LARANGAN DAN NOMOR PELANGGARAN

  1. Mengabaikan Bab IV sampai dengan Bab VII.
  2. Keluar masuk sekolah atau kelas tanpa izin guru/petugas piket.
  3. Berolahraga di luar jam pelajaran olahraga.
  4. Membuang sampah sembarangan.
  5. Bagi siswa yang menggunakan sepeda motor tidak memakai knalpot yang menganggu lingkungan (agar menggunakan knalpot).
  6. Bermain musik di luar jam pelajaran seni musik.
  7. Makan dan minum pada saat KBM berlangsung.
  8. Membuat kegaduhan (ulang tahun atau perayaan tertentu, saat KBM berlangsung).
  9. Menerima tamu tanpa seizin sekolah (guru/petugas piket).
  10. Memakai sandal, jaket, sweater, rompi, syal, handuk, kaca mata hitam di dalam kelas, dan lingkungan sekolah kecuali sedang sakit.
  11. Mengaktifkan alat elektronik, HP pada saat KBM, Tes Blok atau Ujian sedang berlangsung.
  12. Memakai jaket di lingkungan sekolah. Kecuali sakit dan sudah mendapatkan izin dari BP, guru, wali kelas. (Pengurus OSIS dalam waktu tertentu atas izin Pembina OSIS).
  13. Mengenakan atribut organisasi tertentu selain atribut OSIS.
  14. Merusak, mencoret-coret atau mengurangi dan keindahan inventaris sekolah.
  15. Mengucapkan kata-kata kotor, kasar dan asusila kepada guru/karyawan/sesama teman.
  16. Memalsukan izin atau tanda tangan guru atau karyawan, orang tua.
  17. Memanjat pagar sekolah untuk keluar dan masuk sekolah.
  18. Membawa, menyimpan, barang-barang yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan belajar (komik/kaset/majalah/VCD/CD/DVD/tape/radio, kartu permainan gaple, domino,remi,catur dll).
  19. Berpacaran atau berdua-duaan dengan lawan jenis dalam lingkungan di sekolah.
  20. Merokok di lingkungan sekolah.
  21. Melibatkan pihak luar sekolah dalam menyelesaikan  masalah pribadi di sekolah.
  22. Membawa, menyimpan, mengedarkan, minuman keras, obat terlarang, senjata tajam dan senjata api.
  23. Mabuk karena meminum minuman beralkhohol dan mengonsumsi NAPZA.
  24. Melakukan tindakan kekerasan, mengancam, mengambil hak milik/barang orang lain.
  25. Mengambil hak milik orang lain tanpa izin atau mencuri.
  26. Berkelahi atau bentrok fisik dengan siswa sekolah lain atau sesama siswa SMA Negeri 18 Pandeglang.
  27. Memprovokasi dalam perkelahian.
  28. Mengatasnamakan sekolah untuk melakukan tindakan tertentu yang dapat merusak nama baik/citra sekolah.
  29. Melawan guru, kepsek atau karyawan SMA Negeri 18 Pandeglang.
  30. Melakukan tindakan asusila, melakukan tindak kriminal dan mencemarkan nama sekolah, tanpa seizin pihak sekolah.
  31. Tidak menikah/hamil selama masih menjadi siswa di SMAN 18 Pandeglang.
  32. Mengikuti atau mengadakan kegiatan di luar sekolah dengan membawa nama sekolah, tanpa seizin pihak sekolah.
  33. Melakukan tindakan perjudian atau sejenisnya dilingkungan sekolah.

BAB IX

SANKSI-SANKSI

Setiap siswa yang melakukan pelanggaran baik terhadap kewajiban maupun larangan akan dikenakan sanksi sebagian berikut:

Pelanggaran Ringan :

  1. Setiap pelanggaran Bab IV Pasal 1 (point b,c dan d), membuat pernyataan tertulis tidak akan mengulangi lagi.
  2. Setiap pelanggaran pertama dari Bab IV Pasal 2 (point1-4), siswa diberi teguran lisan dan diberikan sanksi/hukuman oleh guru yang bersangkutan didalam kelas. Selanjutnya siswa tersebut diberi tugas oleh guru pengajar/petugas piket untuk mengerjakan tugas dalam ruangan khusus selama jam pelajaran tertentu.
  3. Setiap pelanggaran kedua dari larangan Bab IV Pasal 1 (point b,c,d) dan Pasal 2, Siswa mendapat teguran keras dan orang tua diberitahu dengan surat resmi. Selanjutrnya siswa diketahui orang tua membuat surat pernyataan tidak akan mengulang lagi, siap meneriman sanksi skorsing selama 3 hari jam belajar efektif.
  4. Setiap pelanggaran Bab IV Pasal 1 dan 2, siswa ditegur/disita dan dipulangkan untuk mengganti seragam (yang dilepas/disita dari pihak sekolah), serta kehilangan barang sitaan bukan tanggung jawab sekolah.

Pelanggarn Sedang :

  1. Pelanggaran pertama pada setiap larangan dari nomor 1-11, siswa mendapat teguran keras dan membuat surat pernyataan yang diketahui orang tua untuk tidak akan mengulangi lagi.
  2. Pelanggaran kedua pada setiap larangan dari nomor 10-11, siswa diskorsing minimal selama 3 hari.
  3. Pelanggaran ketiga pada setiap dari nomor 10-11, siswa diskorsing 5 hari dan disarankan untuk pindah sekolah.
  4. Pelanggaran keempat pada setiap larangan dari nomor 10-11, siswa dikembalikan kepada orang tua.
  5. Pelanggaran pertama pada setiap larangan dari nomor 12-19, siswa mendapatkan skorsing maksimal selama 3 hari.
  6. Pelanggaran kedua pada setiap larangan nomor 12-19 diskorsing selama 5 hari dan disarankan untuk pindah sekolah.
  7. Pelanggaran ketiga setiap larangan nomor 12-19 siswa dikembalikan kepada orang tua.

Pelanggaran Berat atau Khusus :

Pelanggaran Pertama pada setiap  larangan dari nomor 21-34, siswa akan dikeluarkan dari SMA Negeri 18 Pandeglang.

Segala sesuatu yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diatur kemudian. Kepada semua pihak terutama orang tua/wali agar dapat memahami tata tertib ini untuk selanjutnya memberi peringatan  kepada siswa/putra-putrinya agar selalu mematuhi tata tertib yang berlaku dan senantiasa menjaga nama baik sekolah kapanpun di manapun.

                                                                                      Pandeglang, 09 Juli 2019

                                                                  Plh. Kepala SMA Negeri 18 Pandeglang

                                                               

ttd

     RASITA, S.Pd

                                                             NIP198007072005011008